Senin, 16 Maret 2009

Hari yang melelahkan. . .
Ketika matahari baru memunculan sedikit sinarny mencairkan sedikit kebekuan., kakiku pun mulai melangkah, dgn sbtang rokok menemani waktu, pikiran qu tlah brjalan k depan jauh meninggalkanku.

D ufuk timur, cahya mentari smakin tinggi. . .
Sudah tak ada lg kbekuan di sana, hilang dgn kbisingan yg ada d sekitarku., langkahku smakn jauh., smpi aq tiba d kmpus yg slalu membuat aq tak bs melupakanmu.. D brbagai waktu cerita itu selalu ada. Hingga tak sanggup tubuh ini tuk brlari mengejarny.

D sepenggal waktu awan hitam menyelimuti langit, tapĂ­ ia tak pernah menurunkan hujan. . Ia hanya menutupi cahaya matahari sesaat, lalu kembali pergi dgn kcmasan yg tlah d buatny.

Ada cinta yg trtinggal d sana, d harapanku yg tak pernah brhenti tntangmu...
Ada kata yg tak pernah kau ucap, d kebisuan dari keadaan yg kt ciptakan...

Smentara hidup harus terus brjalan, karena waktu tak mau brhnti. . .
Tp mengapa kisah kita slalu kembali, tanpa hujan yg d turunkan dan hanya gelap d sana.

Hari yg melelahkan, utk sbuah kisah yg trulang. . .

Tidak ada komentar: